Lewati ke konten utama
Berjalan

Pilot Perluasan E-Document Logistik UMKM 2026

Perluasan pilot e-document kepabeanan dari 50 ke 150 UMKM ekspor — integrasi PPFTZ tunggal, Juli–Desember 2026.

Sektor
Jasa & Logistik
Penanggung Jawab
Roma Nasir Hutabarat
Masalah Terkait
Biaya Logistik Ekspor UMKM Tinggi
Mulai
1 Juli 2026
Selesai
31 Desember 2026
Anggaran
Rp 320.000.000
Target Peserta
150 orang
Bagikan
Tautan terkait & siklus

Program ini melanjutkan pilot Q1–Q2 2026 yang mencatat efisiensi biaya 14–16% pada 50 UMKM ekspor. Fase perluasan menarget 150 UMKM dengan integrasi PPFTZ tunggal (PER-4/BC/2025, berlaku 31 Maret 2025) via INSW/SKP Bea Cukai.

Filosofinya tetap sama: format dokumen seragam, forwarder mitra volume kecil, dan pelatihan Incoterms dasar — bottleneck di meja, bukan di pelabuhan.

Tahapan 2026

  1. Onboarding batch Juli — 50 UMKM baru + 50 carry-over dari pilot
  2. Workshop Incoterms & PPFTZ — Agustus 2026 (selaras acara terjadwal)
  3. Evaluasi triwulan Q4 — bandingkan baseline 2025 vs pasca-PPFTZ
  4. Rekomendasi cluster gudang — koordinasi lahan dengan BP Batam

Pilot konsorsium 总单+拼箱

20 UMKM makanan olahan (Q3 2026) digabung ke satu manifest PPFTZ per minggu via forwarder mitra — padanan mode consolidation China. Target: turunkan biaya LCL 10–15% vs kirim individual.

Anggaran Rp 320 juta untuk pendamping PPJK mitra, pelatihan, dan monitoring metrik biaya/waktu dokumen. Peserta prioritas: UMKM makanan olahan, kerupuk, sambal, dan komponen kecil — selaras evaluasi logistik FTZ 2026.

Pendaftaran via sekretariat KADIN; syarat: NIB aktif dan orientasi ekspor minimal ke pasar regional.

← Jasa & Logistik

Konten Terkait

Sektor Terkait

Program Terkait

Regulasi Terkait

PTSP & Perizinan

Anggota & Direktori

← Program

Gabung jaringan bisnis Batam

Daftar anggota KADIN untuk akses riset, program, dan fasilitasi perizinan KPBPB.

Konsultasi Gratis